Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Tanpa Kulkas

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Tanpa Kulkas

Apa kamu termasuk orang yang ingin membeli makanan basah kucing tapi urung karena tidak punya kulkas untuk menyimpan? Tenang, ada teknik rahasia untuk menyimpan wet food agar tetap awet walau tanpa kulkas. Bagaimana caranya? Berikut 3 cara menyimpan makanan basah kucing tanpa kulkas yang kami kutip dari situs goldenmaze.net:

  • Cara #1: menggunakan wadah kedap udara.
  • Cara #2: menyimpan dengan metode pot in pot.
  • Cara #3: menggunakan ziplock cooling.

Untuk lebih jelasnya, simak pembahasan di bawah ini ya. Yuk, lanjut baca.

Cara #1: Menggunakan Wadah Kedap Udara

Cara pertama yang bisa kamu coba adalah dengan menggunakan wadah kedap udara. Wadah jenis ini akan membantu melindungi wet food yang kamu simpan dari udara luar. Jadi, makanan untuk kucing kesayangan kamu tetap dalam kondisi yang baik dan aman untuk dikonsumsi.

Seperti apa bentuknya? Bentuknya ada beberapa macam dan beberapa di antaranya adalah seperti berikut.

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Tanpa Kulkas dengan menggunakan toples kedap udara

Namun, bagaimana cara menyimpan makanan basah kucing? Apakah hanya sebatas langsung memasukkan wet food ke wadah kedap udara?

Sebelum itu, kamu perlu memperhatikan dulu jenis wadah kedap udara yang kamu gunakan. Pastikan jika wadah tersebut sudah kamu sterilkan. Kalau tidak, makanan kucing yang tersimpan akan lebih mudah basi.

Untuk melakukan steril, kamu bisa menggunakan alat, mengelap menggunakan alkohol bahkan merendamnya dengan air panas. It’s up to you! Tergantung kemudahan dan kenyamanan yang kamu rasakan.  

Setelah wadah steril, bersih dan kering, kamu bisa mulai menyimpan makanan basah tanpa kulkas. Caranya:

  • Gunakan sendok yang sudah steril untuk menuangkan atau memindahkan sisa wet food ke wadah kedap udara. Sisa yang dimaksud adalah sisa wet food yang belum diberikan ke kucing kamu ya.
  • Tutup rapat wadah yang kamu gunakan.
  • Simpan di tempat yang kering ya.

Kalau kamu menggunakan wet food kaleng dan ada tutupnya, kamu bisa menutup rapat kalengnya, lalu simpan di wadah kedap udara. Jadi, double perlindungannya.

Sampai sini paham ya caranya.

Kalau kamu hendak menggunakan cara ini dalam waktu lama, kamu perlu memperhatikan hal berikut:

  • Kebersihan wadah kedap udara.
  • Ada tidaknya keretakan atau kerusakan pada wadah.
  • Kebersihan sendok yang kamu gunakan untuk mengambil atau menuangkan wet food.

Jika kamu disiplin menerapkan 3 hal itu, makanan basah kucing kamu akan tetap fresh walaupun tanpa kulkas. Dengan begitu, kamu tak perlu khawatir lagi saat akan menyimpan wet food kucing kesayangan kamu.

Cara #2: Menyimpan Dengan Metode Pot In Pot

Pernah mendengar metode pot in pot? Terdengar asing? Atau justru kamu sudah melakukan trik ini?

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Tanpa Kulkas dengan menggunakan metode pot in pot
Gambar ilustrasi Zeer Pot.

Metode pot in pot dikenal juga dengan nama metode zeer pot. Jenis penyimpanan ini sudah digunakan sejak zaman Mesir Kuno. Wow, cukup tua ya?

Cara penyimpanannya dengan menggunakan beberapa pot tanah liat tanpa lubang. Pot paling besar digunakan untuk menyimpan pot yang ukurannya lebih kecil. Di antara kedua pot tersebut, diisi dengan tanah kemudian diberi air agar lebih dingin.

Teknik dari Mohammed Bah Abba (Nigeria) ini terbukti efektif untuk menyimpan sayur dan buah agar tetap dingin dan tahan lama. Karena itulah, cara ini bisa juga kamu praktikkan untuk menyimpan wet food.

Bagaimana caranya?

Untuk menggunakannya, tentu, kamu perlu membuatnya dulu. Caranya:

  • Siapkan kerikil, pasir halus, tembikar besar dan kecil, penutup tembikar kecil, sekop.
  • Masukkan pasir halus ke tembikar besar dengan ketebalan 5 cm.
  • Masukkan tembikar kecil dan posisikan di tengah-tengah.
  • Tambahkan pasir di sela antara tembikar besar dan kecil hingga ke mulut tembikar. Padatkan karena semakin padat akan semakin bagus.
  • Di bagian paling atas, lapisi menggunakan kerikil hingga menutupi seluruh pasir.
  • Tuang air secara perlahan ke pasir dan pastikan pasir menjadi lembap ya. Dengan begitu, suhu dingin di dalam tembikar bisa terjaga dengan baik.
  • Sebelum digunakan, tutup tembikar kecilnya dan diamkan selama 8-12 jam.
  • Baru deh, setelah itu, kamu bisa menggunakan metode pot in pot ini untuk menyimpan makanan termasuk wet food.

Persiapannya cukup memakan waktu lama ya? Walaupun begitu, cara ini cukup efektif untuk menyimpan wet food kok.

Caranya, kamu bisa menyimpan wet food dalam wadah kedap udara, lalu simpan di pot. Tenang, karena suhu dalam pot bisa mencapai 15oC. Jadi, makanan basah kucing tetap terlindungi dengan baik dan tahan lama.  

Cara #3: Menggunakan Ziplock Cooling

Mau cara sederhana lainnya untuk menyimpan wet food tanpa kulkas? Gunakan saja ziplock cooling.

Kalau kalian belum ziplock, contohnya seperti berikut ini.

Cara Menyimpan Makanan Basah Kucing Tanpa Kulkas dengan menggunakan ziplock cooling
Gambar ilustrasi ziplock.

Bisa dikatakan kalau ziplock cooling ini merupakan teknik gabungan antara ziplock dan zeer pot. Ziplock itu sendiri merupakan plastik yang memiliki perekat atau klip atau zip. Dengan begitu, plastik akan lebih kedap udara.

Kamu bisa menggunakan jenis ziplock yang kamu miliki tapi usahakan jangan yang terlalu tipis agar tidak mudah sobek ya. Setelah itu, kamu bisa menyimpannya termasuk menyimpan di pot zeer yang kamu buat.

Catatan tambahan: Kalau kamu memilih ziplock cooling sebagai cara penyimpanan sisa wet food kucing kamu:

  • Sebaiknya pilih yang reusable. Jadi, bisa kamu gunakan beberapa kali dan lebih ramah lingkungan.
  • Gunakan ziplock yang tidak mudah sobek.

Dari 3 pilihan cara menyimpan wet food kucing tanpa kulkas, mana yang akan kamu coba lebih dulu? Atau kamu punya cara lain yang lebih efektif? Jangan lupa kasih tahu kami ya!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *